Sabung Ayam Darat Di Jambi Di Grebek Polisi

stationqq
Agen Judi Online
Sabung Ayam Darat Di Jambi Di Grebek Polisi

Sabung Ayam adalah suatu kegiatan pertarungan adu ayam yang sampai kini masih menjadi favorit rakyat Indonesia. Walaupun di Indonesia pemerintah sudah melarang warganya untuk bermain sabung ayam akan tetapi dengan himbauan tersebut tidak dapat mematahkan semangat pecinta sabung ayam untuk bermain seperti kejadian di Jambi pada beberapa bulan yang lalu.

Penggerebekan sabung ayam di bulan Ramadan. Sungguh keterlaluan prilaku dari 6 warga Jambi ini. Dengan dalih menunggu waktu berbuka puasa, mereka mengisi waktu dengan asyik bermain judi dan Sabung Ayam. Oleh warga sekitar yang sudah geram akhirnya melaporkan kegitan tersebut ke pihak berwajib. Seperti yang di kutip oleh Agen Betting dan Bandar Taruhan Online melalui tim S128SabungAyam.net dari kalangan Agen Sabung Ayam di lokasi kejadian baru-baru ini.

Dari informasi yang ada, kejadian berawal dari RT 023, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Simpang Empat Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Berdasarkan laporan warga, jajaran Polsek Telanaipura bertindak cepat melakukan penggerebekan pada hari Senin, 5 Juni 2017 sekitar pukul 16.00 WIB.

“Saat didatangi anggota, ada beberapa warga tengah asyik bermain judi sabung ayam,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kasubag Humas Polresta Jambi, Brigadir Alamsyah Amir di Jambi, Selasa, 6 Juni 2017. Dari penggerebekan tersebut, polisi menangkap dua orang. Mereka adalah Andika Abdi (45) pemilik arena sabung ayam dan Syahdanur (42) salah satu pelaku judi sabung ayam tersebut. Saat ditangkap, Andika mengaku hanya iseng, bermain judi sabung ayam sambil menunggu adzan Maghrib alias waktu berbuka puasa tiba.

Selain dua orang tersangka, turut disita barang bukti berupa satu buah kurungan ayam, satu set arena sabung ayam, lima ekor ayam bangkok, satu buah kursi panjang dan sebuah meja. “Kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Telanaipura,” ucap polisi yang akrab disapa Alam ini.

Sabung Ayam Online – Masih menurut Alam, dua hari sebelumnya, tepatnya pada Sabtu sore, 3 Juni 2017 sekitar pukul 16.45 WIB, sejumlah warga juga ditangkap polisi karena kedapatan main judi domino. Lagi-lagi, alasannya hanya iseng sambil menunggu waktu berbuka puasa. Aksi perjudian tersebut berada di kecanatan Alam barajo, Kota Jambi. Tepatnya disebuah warung kopi, Kelurahan Kenali Besar. Dari lokasi kejadian, empat pelaku ditangkap jajaran Polsek Kotabaru.

Keempat tersangka itu ialah, Rendi Syaputra (23), Candra Gunawan (32), Syafrizal (25), dan Julian Brando (26). Kesehariannya mereka diketahui sebagai sopir angkot. mereka berhasil diamankan atas laporan warga yang resah. sebab mereka berjudi secara terang-terangan disaat warga sedang sibuk mempersiapkan berbuka puasa.

“Selain pelaku, barang bukti yang turut diamankan adalah 28 butir batu domino warna putih dan uang tunai sebesar Rp 247 ribu,” ucap Alam. Ia juga menghimbau agar seluruh warga Jambi dapat bersama-sama menjaga ketenangan bulan Ramadan. Warga juga diminta untuk tidak takut melapor apabila mengetahui adanya kejadian yang melanggar hukum, namun warga juga diingatkan untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.